Categories
Pendidikan

Konsep Strategi Pemasaran dan Perkembangannya

Konsep Strategi Pemasaran dan Perkembangannya

Konsep Strategi Pemasaran dan Perkembangannya

Kotler & Armstrong (2004) mendefinisikan strategi pemasaran sebagai logika pemasaran dengan mana unit bisnis berharap untuk mencapai sasaran pemasarannya. Strategi pemasaran kompetitif adalah strategi memosisikan perusahaan secara kuat terhadap para pesaing & memungkinkan penciptaan keunggulan strategis perusahaan yg paling kuat.

 

5 jenis orientasi manajemen pemasaran, yaitu :

  • Konsep produksi (production concept) berpendapat bahwa para konsumen akan menyukai produk-produk yg tersedia luas & sangat terjangkau harganya.
  • Konsep produk (product concept) berpendapat bahwa para konsumen menyukai produk-produk yg menawarkan mutu, kinerja, serta fitur-fitur inovatif yg terbaik. Dengan kata lain, faktor utama yg menyokong keberhasilan pemasaran adalah kualitas produk.
  • Konsep penjualan (selling concept) berpendapat bahwa para konsumen tidak akan membeli produk-produk perusahaan dalam jumlah yg cukup jika tidak dilakukan upaya promosi dalam skala besar.
  • Konsep pemasaran (marketing concept) berpendapat bahwa pencapaian sasaran organisasi tergantung kepada pemahaman akan kebutuhan & keinginan pasar sasaran & seberapa mampu perusahaan memenuhinya dengan cara yg lebih efektif & efisien dibanding para pesaing.
  • Konsep pemasaran bernuasa sosial (societal marketing concept) berpendapat bahwa organisasi harus mengetahui kebutuhan-kebutuhan, keinginan-keinginan, & minat-minat pasar-pasar sasaran, serta menyampaikan kepuasan yg diinginkan oleh mereka secara lebih efektif & efisien daripada para pesaing dengan cara yg mempertahankan atau memperbaiki kesejahteraan konsumen & masyarakat.

Kotler & Armstrong (2004) juga mengemukakan orientasi yg lebih mutahir, yaitu manajemen hubungan pelanggan (customer relationship management – CRM) yg didefinisikan sebagai proses menyeluruh dalam membangun & mempertahankan hubungan-hubungan yg menguntungkan dengan pelanggan dengan cara menyampaikan nilai & kepuasan pelanggan yg lebih tinggi dari yg disampaikan oleh para pesaing.

 

Rencana strategis berisikan keputusan-keputusan strategis yg berkaitan dengan :

Arah jangka panjang organisasi. Keputusan strategis tidak terkait dengan isu-isu manajemen yg dihadapi dari hari-hari.
Pendefenisian ruang lingkup kegiatan-kegiatan organisasi dalam mana yg termasuk & yg tidak termasuk.
Mengeklopkan (matching) kegiatan-kegiatan organisasi dengan lingkungan di mana ia berada, sehingga organisasi dapat mengoptimalkan kesempatan & meminimalkan ancaman.
Mengeklopkan (matching) kegiatan-kegiatan organisasi dengan kapasitas sumberdaya organisasi, seperti keuangan, sumberdaya manusia, teknologi, atau/dan keahlian.

 

Tugas pemasaran dalam perencanaan strategis :

Bersama pimpinan bagian-bagian fungsional lainnya, manajer pemasaran ikut dalam perumusan perencanaan strategis organisasi
Membuat rencana pemasaran strategis yg berdasarkan rencana strategis bisnis & terintegrasi dengan rencana strategis fungsi-fungsi lainnya.

Strategi pemasaran berisikan analisis, pengembangan strategi, & implementasi kegiatan-kegiatan yg menyangkut :
(1) segmentasi,
(2) pemilihan pasar sasaran, &
(3) pengimplementasian & pengelolaan strategi-strategi pemosisian (positioning strategies) yg didesain untuk memberikan nilai (value) bagi setiap segmen yg dipilih.

 

Sumber : https://sarjanaekonomi.co.id/

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *